Malaysian Girls who Smoke

HACKER SAFE certified sites prevent over 99.9% of hacker crime. Click to Verify - This site has chosen a thawte SSL Certificate to improve Web site security
  • Review your matches for free
  • Access to advanced messaging features
  • Trusted site backed by Cupid Media
1 - 20 of 100

2

Yasmine is from Malaysia

Yasmine (40)

Just me :) Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 28 - 45 for Penpal
Smoke: Do smoke

Down to earth, humble and have a very positive yet realistic outlook in life. Been through alot so i do believe that every day is a celebration. I'm known to have a happy personality in general with a touch of cheekiness i guess :)  I love food, the

vivian is from Malaysia

vivian (31)

Lokking for good man Johor Bahru, Johor, Malaysia
Seeking: Male 45 - 72 for Penpal
Smoke: Do smoke

I am not really good in talking about myself. Anyway I am down to earth, simple, open minded, determined and focus, when you get to know me you will get to discover more amazing qualities of me by yourself. I believe knowing person yourself is the best way to get to know someone

shannahhannz is from Malaysia

shannahhannz (27)

HAI SEMUA ADD ME K Shah Alam, Selangor, Malaysia
Seeking: Male 23 - 32 for Penpal
Smoke: Do smoke

Sudah hampir berjam-jam aku duduk diatas pohon besar di halaman belakang rumahku. Tidak jelas pohon apa ini. Yang jelas pohon ini ukurannya besar dan sudah ada sejak pertama kali aku tinggal dirumah ini. aku memainkan harmonika pemberian nenek kemarin asal-asalan. Soalnya aku tidak tau cara memainkkanya. Dan aku heran kenapa nenek memberikannya pada ku. ''Rey! ayo turun! Disuruh sama ibumu! Soalnya udah sore!'' Aku menengok kebawah. Oh ternyata Sarah. Sepupuku yang setiap liburan musim panas, pasti akan berkunjung kemari. Dia pergi kemari bersama ibunya. ''hah??'' ucapku pura2 tak dengar. ''turuuuuunn!!'' teriaknnya terdengar kesal. Aku terkikik geli. ''aku tidak bisa mendengarmu, sarah! Suara mu kecil sekali!'' ''Turunnnnnnn!! kamu tuli ya?!'' ''hah? Guruuunn??'' ''Rey!!!'' ''hahahaha iya iya'' aku turun dari pohon sambil tertawa-tawa. Saat kakiku sudah menginjak tanah, Sarah mencubit lenganku kuat. Aku berteriak kesakitan. ''Rasain!'' ucapnya jutek. ''aku tuh capek tau manggil kamu, teriak-teriak kaya orang gila, tapi kamu malah pura2 ga dengar!''. Sarah ngerocos. ''Terussss????'' ucapku gak peduli sambil berjalan memasuki rumah. Sarah mendengus kesal lalu ia mengekorku dibelakang. Dan tiba-tiba saja ide busukku kembali muncul. Aku mempercepat langkahku ke arah pintu belakang. Dan setelah sampai diambang pintu, aku malambaikan tanganku ke arah Sarah. kemudian aku menutup pintunya, lalu menguncinya. ''REEEYYy!!'' aku tersenyum penuh kemenangan. **** Rey sialan. Aku terpaksa masuk kedalam melewati pintu depan. Kenapa sih dia selalu saja menjahiliku setiap aku datang kemari. Tingkahnya Tidak pernah berubah. Masih saja kaya anak kecil padahal umurnya kan sudah 16 tahun. Saat aku masuk kedalam rumah, aku melihat dia sedang merebahkan tubuhnya di atas sofa sambil memejamkan matanya. Karena masih kesal, aku mendatanginya diam-diam lalu menjewer telinganya. tapi belum sempat aku menjewer telinganya, dia sudah menepis tanganku duluan. ''walaupun mataku tertutup, aku bisa membaca gerak gerikmu'' ucapnya sambil tersenyum sinis. Bagaimana dia bisa tau? Aku benar2 kesal dibuatnya. lalu akupun ikut2 merebahkan tubuhku disebelahnya. ''kau menyebalkan!'' Dia terkekeh geli. ''kau mengesankan. Mengesankan untuk dijahili..'' aku mencubit perutnya lalu beranjak pergi kedalam kamar. Meninggalkan si anak menyebalkan itu mengumpat-ngumpat kesakitan sendirian. **** Keesokan paginya, aku terbangun karena Sarah menyiramiku dengan air. Aku kaget dan langsung marah-marah karena kesal. katanya Sarah lelah membangunkanku tapi aku tidak bangun-bangun. ''ngapain sih dibangunin?!'' tanyaku kesal ''ibu kamu suruh!'' ''ibu kamu suruh''aku membeo.''selalu saja begitu! Kenapa coba mesti pake air?! Liat, kasurnya jadi ikutan basah, kan?'' ''aku udah- ''ah terserah. Keluar aja deh kamu!'' Aku mengusirnya. Lalu Sarahpun keluar dari kamarku diakhir dengan bantingan pintu yg cukup keras. Aku menutup mukaku dengan bantal. Selesai mandi, aku keluar dari kamar berjalan menuju ruang makan. Tidak ada siapa-siapa disana. Bahkan diseluruh penjuru rumah ini pun tidak ada orang. Yang ada hanya kucing persiaanya ibu sedang tergolek malas di atas sofa ruang tengah. Tidak tahu mau ngapain, aku pun pergi kehalaman belakang rumah. Memanjat pohon besar kesayangnku, dan duduk diatas dahannya yang kokoh. Tapi saat hampir saja aku ingin duduk didahannya, aku terkejut melihat sarah ada disana. ''heh! Ngapain kamu disini?''. Sarah menoleh. ''eh ng... aku penasaran kenapa kamu suka duduk disini. Makanya aku coba manjat, Dan ternyata menyenangkan ya!'' ucapnya kaku. lalu aku naik, dan duduk disebelahnya. ''maaf ya yang tadi pagi...'' Aku melihat kearahnya. Wajahnya tertunduk dalam. ''soalnya kamu gak bangun-bangun sih...'' lanjutnya sambil sesekali melirikku. Aku tidak bicara. Hanya diam memandanginya saja. Sarah salah tingkah. ''ngomong dong Rey.. Jangan diliatin aja''ucapnya terdengar seperti bisikan diakhir kalimat. Aku terkekeh. Lucu sekali. Baiklah, kali ini aku berniat untuk menggodanya. Aku menggeser tubuhku agar lebih dekat dengannya. ''baik..aku memaafkanmu.. Tapi sebagai gantinya, aku meminta sebuah.......ciuman'' Aku mendekatkan wajahku kearahnya. Sepertinya dia kaget setengah mati. Wajanya memerah seketika. semakin dekat dekat dan semakin dekat. Sarah makin salah tingkah. Mau menghindarpun kepalanya sudah mentok di batang pohon. Sebisa mungkin aku menahan agar aku tidak tertawa. Dan akhirnya saat benar2 sudah terlalu dekat.......................................fuh! Aku meniup wajahnya. Lalu menjauhkan diriku dan tertawa terbahak bahak. Mulut Sarah menganga lebar. ''kena kau! Ha ha ha'' **** Aku malu setengah mati. Aku kira dia benar-benar akan menciumku. aku mengumpat pelan dan menutup wajahku dengan kedua tangan. ''sudah jangan malu begitu...hahaha'' Katanya masih tertawa-tawa. Aku merasakan tangannya mengacak-ngacak rambutku. Langsung saja ku menepisnya. ''kau benar2 menyebalkan!!''aku berteriak kesal lalu memuku-mukul lengannya sekuat yang aku bisa. Entah kenapa aku kesal sekali dengannya. Aku kesal karena dia menjahiliku sampai sebegitunya. Aku sampai ingin meanangis rasanya. ''sudah!'' Rey berhasil menahan tanganku. ''Sakit tau! Mukulnya kira-kira dong'' aku memasang muka jutek. Lalu berusaha menarik tanganku yang ditahan olehnya. Tapi dia menahannya terlalu erat. ''kayanya marah banget. Minta dicium beneran nih?'' Rey tersenyum jahil, sambil menaikkan kedua alisnya. pertanyaan yang berhasil bikin jantungku serasa mau copot. ''a..a..apa?!'' ucapku terbata-bata. ''eng...engak!'' ''hayoo ngaku...''. Rey terkikik geli. ''Enggak kok!'' ''Bener.....'' Rey medekatkan wajahnya lagi ke arahku. Aku gelagapan. ''R...rey...'' Rey semakin mendekatkan wajahnya ke arah ku. Aku bahkan bisa merasakan hembusan nafasnya. Semakin dekat dan semakin dekat. Aku memejamkan mataku erat2. Kenapa aku tidak menolakanya? Aku tidak tau! Lalu.....................cup. Rey mencium...keningku? Aku membuka mataku dan melihat Rey yang jarak wajahnya sangat dekat denganku, dia tersenyum manis sekali. ''Selesai... Jangan marah lagi yaa...'' katanya sambil melepaskan tanganku yang sedari tadi digenggamnya. Lalu bergegas turun meninggalkanku sendirian disini. **** Sejak kejadian itu, setiap saat aku jadi memikirkannya. Terkadang aku bahkan sampai tersenyum-senyum sendiri seperti orang gila. Terkadang aku juga suka mencuri-curi pandang ke arah Rey. Dan merasa sangat membosankan jika Rey sedang tidak ada di rumah. Dan.... Sejak kejadian itu Rey berubah. Rey tidak suka menjahiliku lagi. Rey jadi sering tidak ada dirumah. Jika berpas-pasan denganku dia hanya sekedar menyapaku dengan wajah sok cerianya itu. Dia tidak mengajakku berbicara. hari berganti hari Rey tidak kunjung berubah seperti dulu. Aku mulai merindukannya. Merindukkan kejahilannya. Aku tidak tahu kenapa aku merindukannya. Kenapa aku lebih memilih dia menjahiliku dari pada tidak peduli denganku. Padahal dulu-nya aku sangat ingin dia berhenti mengangguku setiap aku pergi berlibur kemari. Besok aku akan pulang. Soalnya liburan musim panas akan berakhir. Dan kami akan kembali masuk sekolah. Untuk pertama kalinya aku merasakan musim panas kali ini terlalu singkat. *** Aku menarik koperku berjalan keluar rumah. Berjalan mendekati ibuku, ibu Rey dan Rey yang sudah menungguku dari tadi didepan gerbang. ''baiklah... Taksi yang akan mengantarkan kita ke stasiun kereta sudah sampai... Kami pamit dulu ya'' ucap ibuku sambil berpelukan dengan ibunya Rey. Lalu ibuku memeluk Rey. Dan aku memeluk ibunya Rey. Setelah itu, ibuku berjalan masuk kedalam taksi. Dan sekarang aku sedang berhadap-hadapan dengan Rey. Rey memelukku. Aku membalasnya. Tapi terlalu singkat. Soalnya Rey langsung melepaskannya. ''sampai jumpa diliburan musim panas berikutnya'' katanya lembut. Aku tersenyum tipis. Lalu merogoh saku celanaku dan memberikannya selembar kertas yang terlipat dua. Rey menerimanya ragu-ragu dan akupun beranjak masuk kedalam taksi. Setelah taksi berjalan pergi, sampai aku didalam kereta api dan sampai aku kembali kerumahku, yang aku fikirkan nya bagaimana reaksi Rey ketika ia sudah membaca surat itu? *** ''aku pulang!!''. Aku mengusap-usap kedua telapak tanganku karena kedinginan. Musim Dingin kali ini serasa lebih dingin dari pada musim dingin sebelumnya. aku berjalan menuju ruang tengah dan mendapati....... ''Rey???'' ''hai sayang, kau sudah pulang? Lihat siapa yg datang, Rey berkunjung kerumah kita'' ucap ibu senang. ''tapi sayang ibunya tidak bisa datang'' ''oh baiklah, karena kau sudah pulang, kau saja yang menemani Rey. ibu mau pergi soalnya ada arisan. Ibu pergi dulu ya..'' Lalu ibuku pergi meninggalkan aku dan Rey dalam keheningan. Lama aku hanya berdiri, akhirnya aku memutuskan untuk duduk dihadapannya. ''hai'' sapaku canggung. Dia tersenyum ''Well, aku udah baca suratnya.. Maaf, dan teruma kasih..''ucapnya. Dan aku tidak mengerti. ''oh begitu... Apa kabar?''ucapku mengalihkan pembicaraan. ''tidak terlalu baik. kamu?'' ''kenapa? Aku baik'' Lama rey hanya diam. Lalu dia berkata pelan ''karena kau tidak ada dirumah..'' ''apa?'' ''karena kau...ng...aku merindukanmu..'' mendengar itu Aku hampir saja mati kena serangan jatung. ''kau sedang bercanda kan? aku tau itu. Itu kebiasaanmu'' kataku pura-pura tenang. ''kali ini aku serius!'' ''lalu kenapa....'' ''karena waktu itu aku sedang kacau. Sejak kejadian itu, Aneh rasanya jika aku dekat2 denganmu..'' ''aneh?'' ''ya..'' Lalu kehingan kembali menghantui kami. Lama sekali. Tiba2 saja Rey, menggenggam tanganku. Aku menatap kearahnya kaget. ''I love you Sarah. I keep asking my self why it has to be you. it needs a long time to know that you the most beautiful thing in my life'' ''maaf kalo kamarin-kemarin aku hanya diam gak ngomong apa-apa sama kamu. Itu karena aku cuman terlalu takut..'' aku merasa mataku mulai terasa panas. ''kamu gak lagi becanda kan?'' ucpku hampir manangis sangking senangnya. Rey tertawa. Lalu menggeleng mantap. bangkit dari duduknya. Berjalan ke arahku dan memelukku erat. ''I love you too'' ucapku didalam pelukannya. ''haha aku tau.. kan kamu udah tulis di surat..'' Aku mempererat pelukanku. Menghirup aroma rey dalam-dalam. Melepas kerinduan yang Sudah terpendam lama. Kau dan aku selamanya... 

jessica is from Malaysia

jessica (32)

someone who is loveable ;p Petaling Jaya, Selangor, Malaysia
Seeking: Male 26 - 35 for Penpal
Smoke: Do smoke

I guess im a gal that you can say who wants a simple romantic chapter in her book...;)..A man who is not too complicated, knows where he stands and want in his life.A simple gal seeking for a simple man with a very good sense of humor cause she live

2

Syafiqa is from Malaysia

Syafiqa (23)

Chill's Always. Shah Alam, Selangor, Malaysia
Seeking: Male 20 - 30 for Penpal
Smoke: Do smoke

Hai...nama saya Syafiqa Maulad Hj Zulkifly. Saya di sini ingin mencara kawan dan suami yg sehidup dan semati dgn saya... Saya tak suka bergadoh,saya tak suka bertengkar,saya tak suka buat orang marah.Tapi,saya ni kuat cemburu,penyayang,ambil berat,dan kuat terasa. Hehe,biasa la,anak gadis katakan,hehehe :D...

3

Winnie is from Malaysia

Winnie (40)

" Welcome To Winnie's Homepage" Kuching, Sarawak, Malaysia
Seeking: Male 30 - 37 for Penpal
Smoke: Do smoke

I love chilling out, travelling and watching movies whenever I have free times; which is not too often. I'm a sucker for romance; romantic movie, romantic getaway and all the lot. But I'm not weak, I'm actually pretty dependent on myself. My friends

2

Fiona is from Malaysia

Fiona (30)

Borneo Gypsy Sepang, Selangor, Malaysia
Seeking: Male 26 - 36 for Penpal
Smoke: Do smoke

Lets not give it all away here. Ask to find out more.

5

林雪玲 is from Malaysia

林雪玲 (32)

我是一个很容易满足的人,要的是一个包容,体谅和明白我的每一个眼神的... Taiping, Perak, Malaysia
Seeking: Male 27 - 45 for Penpal
Smoke: Do smoke

在我的世界裏,不需要太多路人甲, 纵使我有满天下的朋友,但我希望有个人读懂我的孤独,明白我的寂寞, 无条件信任,即使不说话也能明白我, 不开口说话也不会尴尬, 说出心底话也无需顾忌...... 我希望有个可以依靠的肩膀, 我希望有双可以聆听的耳朵, 我希望有个可以明白我眼神 的人, 我希望有个人不问理由,不问原因, 无论我做出什么样的选择, 都选择默默支持我直到最后的人, 我希望有个人可以不用我把话说出口, 只需要一个表情,一个眼神, 就能看穿我内心的脆弱, 站在我的身边无条件地相 信着我.... 我喜欢在别人面前表现坚强, 但我却希望有个人能懂得我的软弱, 听着世上只有我 一个人知道的故事, 聆听我心中最骄傲也最丢人的事情,了解我的一切,明白我的举动, 不需要我去解释,也不需要 我做解释, 因为你会明白我每一个动作背后的意义。

3

Anabell_ is from Malaysia

Anabell_ (37)

hi ..nice to meet u ..lets come h... Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 28 - 80 for Penpal
Smoke: Do smoke

hi , nice to meet u guy here, am cat from malaysia , i'm the 100% chinese , but the religion is not so important to me , i just believe sow the wind and reap the whirlwind, no matter what religion ...just be virtuous, i'm the cheerfully ladie, hmm i

4

Ariana is from Malaysia

Ariana (31)

I'm not a one in a million kind o... Putrajaya, Putrajaya, Malaysia
Seeking: Male 27 - 38 for Penpal
Smoke: Do smoke

NEVER give permanent feelings to a temporary person. Not everything is perfect.. KARMA ..??? No need for revenge, just sit back & wait.. Those who hurt you will eventually screw up themselves & if you're lucky.. God will let you watch

4

iechariss is from Malaysia

iechariss (34)

Hi.. Teluk Intan, Perak, Malaysia
Seeking: Male 31 - 45 for Penpal
Smoke: Do smoke

i love the way i am.. do whatever i want.. nothing and no one can stop me if i say YES! hot temper.. and crazy sometimes.. like travelling and love meeting people.. talkative and bla bla bla non-stop! u like me? hahahaha.. think twice guys~!

5

Natalie is from Malaysia

Natalie (34)

I am all yours if u can make me h... Petaling Jaya, Selangor, Malaysia
Seeking: Male 29 - 40 for Penpal
Smoke: Do smoke

Crybaby but very naughty...

dee is from Malaysia

dee (23)

living my life the way i want it! Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 19 - 27 for Penpal
Smoke: Do smoke

bubbly,funny,open-minded

Nikki is from Malaysia

Nikki (33)

Let's see how this goes... Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 26 - 40 for Penpal
Smoke: Do smoke

I'm curious

ikaz is from Malaysia

ikaz (33)

Independent Gombak, Selangor, Malaysia
Seeking: Male 30 - 41 for Penpal
Smoke: Do smoke

Looking for a steady and reliable partnership..

4

fionka is from Malaysia

fionka (29)

nice meeting u! Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 25 - 35 for Penpal
Smoke: Do smoke

im fun, easy going, funny & loves music! my interest more towards arts, music, nature, water sports and getting to know new people all around the world! and yeah, im a foodie too!! i love to eat!...

5

Kosaliya  is from Malaysia

Kosaliya (23)

Foodie :) Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 20 - 30 for Penpal
Smoke: Do smoke

Im a hyper girl who talks a little too much and enjoy the company of others.

Alyya is from Malaysia

Alyya (35)

Hey ya! Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 30 - 41 for Penpal
Smoke: Do smoke

Simple + Down to earth

Juliana is from Malaysia

Juliana (31)

Nice to meet you! Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 26 - 36 for Penpal
Smoke: Do smoke

bubbly, cheerful, talkative once i like you,

regina is from Malaysia

regina (35)

Hi.. Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 25 - 45 for Penpal
Smoke: Do smoke

simple + humble + sweet + Lovely girl to be with....

Cupid Media, the Cupid Media Logo and MalaysianCupid.com are registered trademarks of Ecom Holdings Pty Ltd and used with permission by Cupid Media Pty Ltd.