Malaysian Girls in Medical Jobs

HACKER SAFE certified sites prevent over 99.9% of hacker crime. Click to Verify - This site has chosen a thawte SSL Certificate to improve Web site security
  • Review your matches for free
  • Access to advanced messaging features
  • Trusted site backed by Cupid Media
1 - 20 of 100

3

kate is from Malaysia

kate (39)

looking for a good man George Town, Pulau Pinang, Malaysia
Seeking: Male 35 - 50 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

It is amazing what walking to the nearest park can do for my spirit, esp just before a storm when the wind is blowing and the air fell like magic. IF u read this sentence and u could feel the happiness i am enjoying then u might be the one for me...attractive, easy going but when into relationship i am serious. I like to read, mostly self motivation book, and also health book. I always keep myself in shape and always eat very healthily. i am kind and sincere and dont like to play game. i am a believer and also a dreamer, all i believe i will find someone special for me and will have settle down some where we wish and have own family. SCAMMER U can never outsmart me so dont waste your time on me if you are serious ab me pls drop me message, dont just show me interest.* if i didnt reply you immediately it mean instinctly i feel you are too playful and not right for me.

Sunny is from Malaysia

Sunny (40)

Great company for Great life Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 27 - 36 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

I possess very mixed personality.I"m funny and hyperactive but very sensitive and emotional as well, so sometimes I feel very gloomy..of course very seldom:)I like travelling, meeting new people and exploring new places..I'm glad that I've lived in T

shannahhannz is from Malaysia

shannahhannz (27)

HAI SEMUA ADD ME K Shah Alam, Selangor, Malaysia
Seeking: Male 23 - 32 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

Sudah hampir berjam-jam aku duduk diatas pohon besar di halaman belakang rumahku. Tidak jelas pohon apa ini. Yang jelas pohon ini ukurannya besar dan sudah ada sejak pertama kali aku tinggal dirumah ini. aku memainkan harmonika pemberian nenek kemarin asal-asalan. Soalnya aku tidak tau cara memainkkanya. Dan aku heran kenapa nenek memberikannya pada ku. ''Rey! ayo turun! Disuruh sama ibumu! Soalnya udah sore!'' Aku menengok kebawah. Oh ternyata Sarah. Sepupuku yang setiap liburan musim panas, pasti akan berkunjung kemari. Dia pergi kemari bersama ibunya. ''hah??'' ucapku pura2 tak dengar. ''turuuuuunn!!'' teriaknnya terdengar kesal. Aku terkikik geli. ''aku tidak bisa mendengarmu, sarah! Suara mu kecil sekali!'' ''Turunnnnnnn!! kamu tuli ya?!'' ''hah? Guruuunn??'' ''Rey!!!'' ''hahahaha iya iya'' aku turun dari pohon sambil tertawa-tawa. Saat kakiku sudah menginjak tanah, Sarah mencubit lenganku kuat. Aku berteriak kesakitan. ''Rasain!'' ucapnya jutek. ''aku tuh capek tau manggil kamu, teriak-teriak kaya orang gila, tapi kamu malah pura2 ga dengar!''. Sarah ngerocos. ''Terussss????'' ucapku gak peduli sambil berjalan memasuki rumah. Sarah mendengus kesal lalu ia mengekorku dibelakang. Dan tiba-tiba saja ide busukku kembali muncul. Aku mempercepat langkahku ke arah pintu belakang. Dan setelah sampai diambang pintu, aku malambaikan tanganku ke arah Sarah. kemudian aku menutup pintunya, lalu menguncinya. ''REEEYYy!!'' aku tersenyum penuh kemenangan. **** Rey sialan. Aku terpaksa masuk kedalam melewati pintu depan. Kenapa sih dia selalu saja menjahiliku setiap aku datang kemari. Tingkahnya Tidak pernah berubah. Masih saja kaya anak kecil padahal umurnya kan sudah 16 tahun. Saat aku masuk kedalam rumah, aku melihat dia sedang merebahkan tubuhnya di atas sofa sambil memejamkan matanya. Karena masih kesal, aku mendatanginya diam-diam lalu menjewer telinganya. tapi belum sempat aku menjewer telinganya, dia sudah menepis tanganku duluan. ''walaupun mataku tertutup, aku bisa membaca gerak gerikmu'' ucapnya sambil tersenyum sinis. Bagaimana dia bisa tau? Aku benar2 kesal dibuatnya. lalu akupun ikut2 merebahkan tubuhku disebelahnya. ''kau menyebalkan!'' Dia terkekeh geli. ''kau mengesankan. Mengesankan untuk dijahili..'' aku mencubit perutnya lalu beranjak pergi kedalam kamar. Meninggalkan si anak menyebalkan itu mengumpat-ngumpat kesakitan sendirian. **** Keesokan paginya, aku terbangun karena Sarah menyiramiku dengan air. Aku kaget dan langsung marah-marah karena kesal. katanya Sarah lelah membangunkanku tapi aku tidak bangun-bangun. ''ngapain sih dibangunin?!'' tanyaku kesal ''ibu kamu suruh!'' ''ibu kamu suruh''aku membeo.''selalu saja begitu! Kenapa coba mesti pake air?! Liat, kasurnya jadi ikutan basah, kan?'' ''aku udah- ''ah terserah. Keluar aja deh kamu!'' Aku mengusirnya. Lalu Sarahpun keluar dari kamarku diakhir dengan bantingan pintu yg cukup keras. Aku menutup mukaku dengan bantal. Selesai mandi, aku keluar dari kamar berjalan menuju ruang makan. Tidak ada siapa-siapa disana. Bahkan diseluruh penjuru rumah ini pun tidak ada orang. Yang ada hanya kucing persiaanya ibu sedang tergolek malas di atas sofa ruang tengah. Tidak tahu mau ngapain, aku pun pergi kehalaman belakang rumah. Memanjat pohon besar kesayangnku, dan duduk diatas dahannya yang kokoh. Tapi saat hampir saja aku ingin duduk didahannya, aku terkejut melihat sarah ada disana. ''heh! Ngapain kamu disini?''. Sarah menoleh. ''eh ng... aku penasaran kenapa kamu suka duduk disini. Makanya aku coba manjat, Dan ternyata menyenangkan ya!'' ucapnya kaku. lalu aku naik, dan duduk disebelahnya. ''maaf ya yang tadi pagi...'' Aku melihat kearahnya. Wajahnya tertunduk dalam. ''soalnya kamu gak bangun-bangun sih...'' lanjutnya sambil sesekali melirikku. Aku tidak bicara. Hanya diam memandanginya saja. Sarah salah tingkah. ''ngomong dong Rey.. Jangan diliatin aja''ucapnya terdengar seperti bisikan diakhir kalimat. Aku terkekeh. Lucu sekali. Baiklah, kali ini aku berniat untuk menggodanya. Aku menggeser tubuhku agar lebih dekat dengannya. ''baik..aku memaafkanmu.. Tapi sebagai gantinya, aku meminta sebuah.......ciuman'' Aku mendekatkan wajahku kearahnya. Sepertinya dia kaget setengah mati. Wajanya memerah seketika. semakin dekat dekat dan semakin dekat. Sarah makin salah tingkah. Mau menghindarpun kepalanya sudah mentok di batang pohon. Sebisa mungkin aku menahan agar aku tidak tertawa. Dan akhirnya saat benar2 sudah terlalu dekat.......................................fuh! Aku meniup wajahnya. Lalu menjauhkan diriku dan tertawa terbahak bahak. Mulut Sarah menganga lebar. ''kena kau! Ha ha ha'' **** Aku malu setengah mati. Aku kira dia benar-benar akan menciumku. aku mengumpat pelan dan menutup wajahku dengan kedua tangan. ''sudah jangan malu begitu...hahaha'' Katanya masih tertawa-tawa. Aku merasakan tangannya mengacak-ngacak rambutku. Langsung saja ku menepisnya. ''kau benar2 menyebalkan!!''aku berteriak kesal lalu memuku-mukul lengannya sekuat yang aku bisa. Entah kenapa aku kesal sekali dengannya. Aku kesal karena dia menjahiliku sampai sebegitunya. Aku sampai ingin meanangis rasanya. ''sudah!'' Rey berhasil menahan tanganku. ''Sakit tau! Mukulnya kira-kira dong'' aku memasang muka jutek. Lalu berusaha menarik tanganku yang ditahan olehnya. Tapi dia menahannya terlalu erat. ''kayanya marah banget. Minta dicium beneran nih?'' Rey tersenyum jahil, sambil menaikkan kedua alisnya. pertanyaan yang berhasil bikin jantungku serasa mau copot. ''a..a..apa?!'' ucapku terbata-bata. ''eng...engak!'' ''hayoo ngaku...''. Rey terkikik geli. ''Enggak kok!'' ''Bener.....'' Rey medekatkan wajahnya lagi ke arahku. Aku gelagapan. ''R...rey...'' Rey semakin mendekatkan wajahnya ke arah ku. Aku bahkan bisa merasakan hembusan nafasnya. Semakin dekat dan semakin dekat. Aku memejamkan mataku erat2. Kenapa aku tidak menolakanya? Aku tidak tau! Lalu.....................cup. Rey mencium...keningku? Aku membuka mataku dan melihat Rey yang jarak wajahnya sangat dekat denganku, dia tersenyum manis sekali. ''Selesai... Jangan marah lagi yaa...'' katanya sambil melepaskan tanganku yang sedari tadi digenggamnya. Lalu bergegas turun meninggalkanku sendirian disini. **** Sejak kejadian itu, setiap saat aku jadi memikirkannya. Terkadang aku bahkan sampai tersenyum-senyum sendiri seperti orang gila. Terkadang aku juga suka mencuri-curi pandang ke arah Rey. Dan merasa sangat membosankan jika Rey sedang tidak ada di rumah. Dan.... Sejak kejadian itu Rey berubah. Rey tidak suka menjahiliku lagi. Rey jadi sering tidak ada dirumah. Jika berpas-pasan denganku dia hanya sekedar menyapaku dengan wajah sok cerianya itu. Dia tidak mengajakku berbicara. hari berganti hari Rey tidak kunjung berubah seperti dulu. Aku mulai merindukannya. Merindukkan kejahilannya. Aku tidak tahu kenapa aku merindukannya. Kenapa aku lebih memilih dia menjahiliku dari pada tidak peduli denganku. Padahal dulu-nya aku sangat ingin dia berhenti mengangguku setiap aku pergi berlibur kemari. Besok aku akan pulang. Soalnya liburan musim panas akan berakhir. Dan kami akan kembali masuk sekolah. Untuk pertama kalinya aku merasakan musim panas kali ini terlalu singkat. *** Aku menarik koperku berjalan keluar rumah. Berjalan mendekati ibuku, ibu Rey dan Rey yang sudah menungguku dari tadi didepan gerbang. ''baiklah... Taksi yang akan mengantarkan kita ke stasiun kereta sudah sampai... Kami pamit dulu ya'' ucap ibuku sambil berpelukan dengan ibunya Rey. Lalu ibuku memeluk Rey. Dan aku memeluk ibunya Rey. Setelah itu, ibuku berjalan masuk kedalam taksi. Dan sekarang aku sedang berhadap-hadapan dengan Rey. Rey memelukku. Aku membalasnya. Tapi terlalu singkat. Soalnya Rey langsung melepaskannya. ''sampai jumpa diliburan musim panas berikutnya'' katanya lembut. Aku tersenyum tipis. Lalu merogoh saku celanaku dan memberikannya selembar kertas yang terlipat dua. Rey menerimanya ragu-ragu dan akupun beranjak masuk kedalam taksi. Setelah taksi berjalan pergi, sampai aku didalam kereta api dan sampai aku kembali kerumahku, yang aku fikirkan nya bagaimana reaksi Rey ketika ia sudah membaca surat itu? *** ''aku pulang!!''. Aku mengusap-usap kedua telapak tanganku karena kedinginan. Musim Dingin kali ini serasa lebih dingin dari pada musim dingin sebelumnya. aku berjalan menuju ruang tengah dan mendapati....... ''Rey???'' ''hai sayang, kau sudah pulang? Lihat siapa yg datang, Rey berkunjung kerumah kita'' ucap ibu senang. ''tapi sayang ibunya tidak bisa datang'' ''oh baiklah, karena kau sudah pulang, kau saja yang menemani Rey. ibu mau pergi soalnya ada arisan. Ibu pergi dulu ya..'' Lalu ibuku pergi meninggalkan aku dan Rey dalam keheningan. Lama aku hanya berdiri, akhirnya aku memutuskan untuk duduk dihadapannya. ''hai'' sapaku canggung. Dia tersenyum ''Well, aku udah baca suratnya.. Maaf, dan teruma kasih..''ucapnya. Dan aku tidak mengerti. ''oh begitu... Apa kabar?''ucapku mengalihkan pembicaraan. ''tidak terlalu baik. kamu?'' ''kenapa? Aku baik'' Lama rey hanya diam. Lalu dia berkata pelan ''karena kau tidak ada dirumah..'' ''apa?'' ''karena kau...ng...aku merindukanmu..'' mendengar itu Aku hampir saja mati kena serangan jatung. ''kau sedang bercanda kan? aku tau itu. Itu kebiasaanmu'' kataku pura-pura tenang. ''kali ini aku serius!'' ''lalu kenapa....'' ''karena waktu itu aku sedang kacau. Sejak kejadian itu, Aneh rasanya jika aku dekat2 denganmu..'' ''aneh?'' ''ya..'' Lalu kehingan kembali menghantui kami. Lama sekali. Tiba2 saja Rey, menggenggam tanganku. Aku menatap kearahnya kaget. ''I love you Sarah. I keep asking my self why it has to be you. it needs a long time to know that you the most beautiful thing in my life'' ''maaf kalo kamarin-kemarin aku hanya diam gak ngomong apa-apa sama kamu. Itu karena aku cuman terlalu takut..'' aku merasa mataku mulai terasa panas. ''kamu gak lagi becanda kan?'' ucpku hampir manangis sangking senangnya. Rey tertawa. Lalu menggeleng mantap. bangkit dari duduknya. Berjalan ke arahku dan memelukku erat. ''I love you too'' ucapku didalam pelukannya. ''haha aku tau.. kan kamu udah tulis di surat..'' Aku mempererat pelukanku. Menghirup aroma rey dalam-dalam. Melepas kerinduan yang Sudah terpendam lama. Kau dan aku selamanya... 

Bee is from Malaysia

Bee (33)

^_^ Heya! Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 26 - 35 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

I'm a Chinese mix Thai M,a simple girl with a simple life .I don't expect too much in life other than being happy and healthy .I love making friends and getting to know different culture from around the world.i used to be wild and crazy .Soon i reali

Miranda is from Malaysia

Miranda (41)

How do you do ? Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia
Seeking: Male 31 - 38 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

Let me put it this way. My friends told me that I look like I'm an unapproachable person but when they do know me they I'm friendly, loving, helpful, hardworking, generous( I hate this one!), trustworthy, loyal & unselfish. I like to cook & try som

Sujatha is from Malaysia

Sujatha (42)

Be happy alwiz Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 37 - 49 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

Jovial n understanding

Rovina is from Malaysia

Rovina (28)

A wanderlust with a fervour for l... Petaling Jaya, Selangor, Malaysia
Seeking: Male 25 - 35 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

I could never fit my personality into a tiny text box :)

parames is from Malaysia

parames (41)

Trust no one Ipoh, Perak, Malaysia
Seeking: Male 35 - 40 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

I'm a strong women who keeps her stuff in line. Even when i have tears going down my face , i always manage to say those two words I'M FINE.....

2

paulina is from Malaysia

paulina (42)

looking for frienship/love Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 31 - 46 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

Quiet & elusive to strangers but very passionate, fun, loving to close ones. Simple and practical. Loves animals esp. cats, dogs. Peace lover.

ogy is from Malaysia

ogy (57)

looking for companionship Seremban, Negri Sembilan, Malaysia
Seeking: Male 18 - 56 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

i m having fair complection, love sports and outdoor activities.such as bowling, badminton, clubbing,love to sing karaoke.

4

susan is from Malaysia

susan (52)

looking long life partner Kuching, Sarawak, Malaysia
Seeking: Male 47 - 57 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

tall fair attractive charming chinese lady slim too. honest & have open & free mind. kind who like to do charity work for the community.

Kimmy is from Malaysia

Kimmy (29)

Boredom is ordinary Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 25 - 36 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

Believes that one must not take life seriously.

3

amanda is from Malaysia

amanda (31)

OnLY GoD JuRgE mE Chukai, Terengganu, Malaysia
Seeking: Male 28 - 40 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

SIMPLE GAL SIMPLE DREAM....I HATE LIE.........

2

Preety is from Malaysia

Preety (35)

hii Petaling Jaya, Selangor, Malaysia
Seeking: Male 31 - 42 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

hi im preety im new here

2

Shaliny  is from Malaysia

Shaliny (26)

love makes life beautiful Butterworth, Pulau Pinang, Malaysia
Seeking: Male 21 - 30 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

as i know, im good looking and attractive have completed my studies to higher level currently working

5

marife is from Malaysia

marife (44)

im looking for anew freind Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Seeking: Male 38 - 80 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

I'm very simple woman, smart,.lovable,kind,thoughtful i have two lovely daughters. Im working now in Kuala lumpur As a private nurse. I m complicated now............

5

Sher is from Malaysia

Sher (28)

Im a emotional yet caring person.... Perai, Pulau Pinang, Malaysia
Seeking: Male 24 - 36 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

Hapy go lucky person

2

damia is from Malaysia

damia (26)

hyeee im a new Klebang, Malacca, Malaysia
Seeking: Male 22 - 32 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

I am a manje.n a're flashed and sy also a who hate men tell you about sex

2

Sha  is from Malaysia

Sha (29)

Kepala Batas, Pulau Pinang, Malaysia
Seeking: Male 28 - 38 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

Vickneswary is from Malaysia

Vickneswary (31)

Hi Taiping, Perak, Malaysia
Seeking: Male 29 - 38 for Penpal
Occupation: Medical / Dental / Veterinary

Hi

Cupid Media, the Cupid Media Logo and MalaysianCupid.com are registered trademarks of Ecom Holdings Pty Ltd and used with permission by Cupid Media Pty Ltd.